• Cara memaksimalkan kinerja selama rentang hidup data center

Two men looking at laptop computer in a network data center, energy management software, energy efficiency.
Memahami kelima fase dari siklus hidup data center dapat memaksimalkan kinerja.

Hanya gen baik tidak menjamin kesehatan dan - kesejahteraan, desain yang baik saja tidak menjamin sebuah data center akan tetap efisien selama rentang hidupnya. Namun dengan mamahami lima fase dari siklus hidup data center, pemilik dan menager dapat menghindari rintangan selama proses berlangsung. 

FASE 1 Rencana
Proses, konsep sistem, dan pemilihan lokasi: Apa yang menjadi pilihan terbaik?

Tahap rencana sangat penting dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan. Kebutuhan pemilik data center atau manager untuk membuat keputusan mendasar terkait asritektur sistem dan bujet; memilih model desain untuk sistem; dan mengidentifikasi serta memvalidai persyaratan unik yang memengaruhi desain sistem.  

Dengan konsep sistem di tempat, evaluasi lokasi dapat dimulai, melihat pertimbangan keuangan, termasuk biaya energi, pajak atau insentif, dan biaya pekerja. Apa risikonya terhadap ketersediaan dan keuntungan? Apakah lokasi dan cuaca cocok untuk sistem yang telah direncanakan?

9 KESALAHAN UTAMA DALAM PERENCANAAN DATA CENTER

  • Memilih lokasi sebelum merancang kriteria
  • Kriteria desain yang tidak tepat
  • Perencanaan ruangan sebelum mendesain kriteria
  • Merancang menjadi jalan buntu
  • Desain yang terlalu rumit
  • Kesalahpahaman PUE
  • Kesalahpahaman LEED
  • Estimasi biaya pembangunan yang lemah
  • Fokus pada CAPEX daripada total biaya kepemilikan

FASE 2: Desain
Dokumentasi, persyaratan, dan orang yang tepat: Apa yang menjadi fokus desain?

Menerjemahkan hasil perencanaan ke dalam skema dan dokumen konstruksi merupakan fokus dari fase desain, namun penting juga memastikan bahwa orang yang bergabung dengan proyek ini adalah orang yang tepat. Tim desain termasuk TI dan teknisi desain, bisa jadi juga termasuk arsitek dan mekanis, insinyur pipa dan listrik. Tim konstruksi terdiri dari kontraktor umum dan subkontraktor untuk tegangan listrik, jaringan, mekanik dan tegangan rendah. Pemilik atau manager harus memimpin pemilihan tim dan mereview semua hasil desain.

FASE 3: Membangun
Konstruksi, pelatihan, commissioning: Bagaimana proyek akan diproses?

Dengan tim ahli yang mengontrol dan konstruksi yang sedang berjalan, pemilik atau manager tetap memegang peranan penting dalam proyek dan harus fokus pada perkembangan, kualitas kinerja, dan penjadwalan risiko. Langkah ini termasuk mereview dan menyetujui dokumen konstruksi, membuat izin, dan mengubah perintah.

Selama fase pembangunan, tim konstruksi mendokumentasikan dengan vendor peralatan ahli yang menyediakan peluang pelatihan untuk tim manajemen dan staf. Commissioning juga memberikan dokumentasi berharga yang akan meningkatkan operasi fasilitas. Meskipun commissioning merupakan pilihan, namun itu menyumbangkan kompleksitas data center dengan menguji respon sistem secara keseluruhan perubahan dan masukan bagi dunia.

FASE 4: Operasi
Operasi, perawatan, dan kerjasama: Apa rahasia untuk menciptakan kinerja yang andal?

Fase operasi merupakan fase terlama dan paling mahal dari keseluruhan siklus hidup data center, hingga lebih dari 20 tahun.

Sebuah program operasi dan pemeliharaan (O & M) sukses, membahas kesehatan lingkungan dan keselamatan, manajemen personalia, kesiapsiagaan dan tanggap darurat, pelatihan, dan pemantauan kinerja, bersama dengan pengelolaan pemeliharaan, dokumentasi, infrastruktur, kualitas, energi, dan keuangan yang baik. Selain itu, sebuah pola pikir "misi kritis" dan kultur kerjasama antara fasilitas IT dan staf membantu menguatkan program.

FASE 5: Penilaian
Pemantauan, kinerja, dan evaluasi: Apa status saat ini?

Fase penilaian paling sering diabaikan; sedangkan memahami bagaimana operator dan sistem infrastruktur fisik memberikan informasi yang berguna dan dapat diterapkan. Analisis berkelanjutan akan mengungkap bagaimana infrastruktur memenuhi desain melaui penilaian, pendinginan, dan kemampuan ruang, serta tren penggunaan.

Fase ini harus meliputi review keefektivan staf dan kinerja program O&M. Bagi pemilik dan manajer, memastikan komitmen untuk meninjau dan bertindak atas hasil dapat berarti perbedaan antara fasilitas yang aman, dapat diandalkan, dan buruk kinerjanya.

Mengelola untuk jangka panjang {} 10 Apapun harapan untuk siklus hidup data center, pemilik dan manajer dapat lebih baik mempersiapkan untuk menyediakan keandalan kinerja dengan memahami sifat alami, tugas, dan lima fase siklus hidup.

Panduan lengkap pengelolaan ini tersedia di White Paper #195, "Dasar-dasar Pengelolaan Siklus Hidup Pusat Data untuk Para Pemilik."
Pelajari lebih lanjut