• Pilihan ketiga ketika menghadapi masalah Panel Tegangan Menengah (PTM)

A worker showing a coworker how to use a multimeter, asset management, energy efficiency

Panel distribusi listrik terdiri dari dua jenis komponen, yang bisa dikelompokkan menjadi pasif dan aktif. Komponen pasif terdiri dari kanal rangka baja, pelat penutup, struktur bus horizontal dan vertikal, serta komponen struktur mekanis dari peralatan tersebut. Komponen aktif yang penting adalah saklar pemutus daya (power circuit breaker) atau sekering yang terdiri dari sistem perlindungan arus lebih.

Secara umum, jika dirawat berdasarkan rekomendasi pemanufaktur peralatan kelistrikan, usia peralatan distribusi daya listrik umumnya mencapai 20 tahun. Tentu saja ada peralatan yang tetap digunakan walaupun usianya sudah lebih dari 20 tahun. Dalam beberapa kasus, peralatannya masih berfungsi, tetapi ada masalah operasional yang harus diperhatikan.

Walaupun dilakukan pemeliharaan preventif tahunan, tetap ada potensi kerusakan mendadak. Faktor yang perlu dipertimbangkan antara lain lingkungan operasional dan ketersediaan suku cadang. Namun, terdapat juga cara untuk tidak hanya memperpanjang usia, tetapi mengoptimalkan penggunaannya.

Mitos #1: Ketika ada masalah panel distribusi, satu-satunya pilihan adalah memperbaiki atau menggantinya dengan peralatan baru.

 

Ketika harus menentukan untuk memperbaiki atau mengganti, kini manajer fasilitas bisa memilih untuk memodernisasi panel distribusi yang ada. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, komponen pasif dan aktif membutuhkan pemeliharaan preventif rutin untuk mengoptimalkan keandalan peralatan. Komponen pasif usianya lebih panjang dibandingkan komponen aktif karena biasanya strukturnya lebih sederhana.

Jadi, untuk apa mengganti keseluruhan struktur? Alternatif yang lebih hemat adalah mempertahankan struktur dan bus panel distribusi dan memperbarui komponen aktif dengan circuit breaker yang paling canggih.

Solusi penggantian dan modernisasi retrofill tersedia untuk mengadopsi teknologi terbaru circuit breaker ke panel distribusi. Solusi ini cocok untuk mengganti berbagai macam circuit breaker OEM tegangan rendah atau tegangan menengah. Kedua opsi dirancang untuk meningkatkan keandalan, mengurangi pemeliharaan, dan meningkatkan kemampuan.

Penggantian langsung: Dengan adaptor cradle, penggantian circuit breaker dirancang sesuai dengan ruang panel distribusi dengan sedikit modifikasi, atau tidak sama sekali, terhadap sel panel distribusi (switchgear sell). Solusi penggantian langsung memangkas waktu non-operasional karena hampir tidak dilakukan pemadaman pada bus peralatan. Retrofill: Sel dan bus panel distribusi yang ada dikonfigurasi ulang untuk menerima circuit breaker yang baru. Opsi ini membutuhkan pemadaman bus yang lebih lama karena sel bagian dalamnya dimodifikasi.

Untuk kedua solusi tersebut, dibutuhkan pintu kubikel (cubicle door) baru untuk peralatan yang lama dan permukaan circuit breaker yang baru. Desain tersedia untuk panel distribusi buatan mana pun.

Keuntungan upgrade antara lain:

Meningkatkan keandalan: Dash-pot style atau perangkat air break interrupting pada circuit breaker yang lama mungkin tidak dapat diandalkan, dan usia mengurangi kemampuan peralatannya. Penghematan biaya pemeliharaan: Circuit breaker daya yang lama membutuhkan pemeliharaan dan pemeriksaan berkala, yang membuang waktu dan uang, serta banyak komponenya yang sudah tidak diproduksi. Peningkatan kemampuan: Gangguan arus gagal, akurasi trip unit, pembatasan arc flash, pengukuran daya, serta kemampuan pemantauan dan komunikasi.

Mitos #2: Biayanya terlalu tinggi. Ketika mengganti panel distribusi, ada beberapa biaya yang harus dipertimbangkan selain harga peralatan baru, yaitu:

Biaya pembongkaran peralatan panel distribusi yang ada dan biaya tenaga kerja untuk melakukannya. Potensi gangguannya terhadap proses dan alur kerja selama penggantian peralatan. Kecuali proses muatan bisa dialihkan sementara selama proses pembongkaran dan pemasangan baru, dampaknya terhadap penghentian produksi bisa sangat besar. Opsi yang sering tidak dipertimbangkan adalah conduit placement. Pemasangan panel distrbusi baru (yang biasanya lebih kecil dibandingkan yang lama) membuat saluran lama yang berada di atas dan di bawah peralatan harus dipindahkan. Kabel pun harus disambung atau diganti, yang juga menambah biaya.

Penggantuan atau solusi retrofill meminimalkan pengeluaran ini. Peralatan yang lama tidak perlu dibongkar. Gangguan produksi diminimalkan, bahkan waktu yang dibutuhkan hanya sekadar melepas circuit breaker yang lama dan menggantikannya dengan yang baru.

Solusi modernisasi meniadakan proses pemindahan saluran dan penggantian kabel yang membuang uang dan waktu karena jejak peralatan yang sudah ada terjaga dengan baik. Kabel tidak perlu diutak-atik, menghilangkan potensi kerusakan.

Mitos #3: Jika peralatannya dimodifikasi, tanda UL jadi tidak berlaku. Tanda UL mengindikasikan produk OEM sudah mematuhi standar keselamatan dan kinerja industri, umumnya standar UL dan NEC. Modifikasi tidak berarti tanda UL jadi tidak berlaku. Banyak produk yang dirancang untuk dimodifikasi di lapangan, misalnya untuk lubang saluran.

Pihak yang memiliki kewenangan bertanggung jawab untuk menilai keberterimaan dari modifikasi tersebut, atau menentukan apakah modifikasi tersebut cukup signifikan untuk mendatangkan staf Layanan Teknisi Lapangan UL dan mengevaluasinya. Mustahil bagi UL untuk memastikan produk-produknya memenuhi persyaratan sertifikasi keselamatan tanpa pemeriksaan lapangan langsung. Dengan membayar biaya tertentu, UL akan melalukan inspeksi lapangan terhadap pemasangan circuit breaker baru, dan menyertifikasi peralatan tersebut.

Peralatan kelistrikan dan sistem distribusi daya tidak dirancang untuk terus beroperasi tanpa campur tangan pemilik. Bergantung pada kapan panel distribusi dipasang serta bagaimana penggunaannya, kondisi peralatan mungkin kurang optimal atau bahkan tidak berfungsi sama sekali. Situasi terakhir biasanya terjadi di akhir usia peralatan. Jika pemeliharaan tidak dilakukan secara berkala, kondisi tersebut bisa lebih cepat terjadi, dan memperingkat usia komponen peralatan.

Walaupun penggantian langsung dan opsi retrofill merupakan solusi moderenisasi yang jauh berbeda, keduanya memberikan hasil yang sama: meningkatkan keandalan sistem daya dan mengurangi biaya siklus hidup.

Poin Utama

Beberapa faktor yang harus dipertimbangkan ketika meninjau siklus hidup panel distribusi adalah peralatan operasi dan ketersediaan suku cadang. Manfaat dari upgrade panel distribusi antara lain peningkatan keandalan, penghematan biaya pemeliharaan, dan peningkatan kemampuan. Modifikasi tidak selalu berarti tanda UL jadi tidak berlaku. Bahkan, dengan membayar biaya tertentu, modifikasi peralatan tersebut bisa disertifikasi.

H.L. (Hal) Theobald, Schneider Electric

09/18/2013

Dipersembahkan oleh ContentStream®