• Menyambut paradigma energi yang baru

Default Alternative Text
Peningkatan keberlanjutan selama Revolusi Industri Ketiga. Kredit foto: iStockphoto.com/Alexey Dudoladov
"Di dalam komunitas bisnis, semakin jelas terlihat bahwa Revolusi Industri Kedua sudah semakin matang.

Seluruh peradaban ini dijalankan oleh bahan bakar fosil — pupuk, pestisida, bahan konstruksi, produk farmasi, serat sintetis, listrik, transportasi, pemanas, dan pencahayaan — seluruh peradaban ini terbuat dari karbon. Teknologi berbasis bahan bakar tersebut, layaknya mesin pembakaran dalam, telah kehilangan produktivitasnya; kuno. Dan infrastruktur yang terbuat dari karbon semakin sulit dipelihara dan diperbaiki.

Energi elit (batu bara, minyak, gas, shale gas, minyak berat, uranium) di temukan di beberapa daerah saja. Mereka membutuhkan komitmen militer dan geopolitik yang kuat serta modal yang sangat besar, dan era mereka akan segera berakhir.

Berbeda dengan distributed energy. Ini adalah energi yang dapat ditemukan di halaman belakang rumah atau di setiap petak planet ini. Matahari bersinar di seluruh dunia setiap harinya. Empat puluh lima menit cahaya matahari bisa dengan mudah memenuhi kebutuhan energi dunia. Angin bertiup setiap hari, dan jika kita bisa memanfaatkan 20%-nya saja, energi yang dihasilkannya tujuh kali lebih kuat daripada yang dibutuhkan perekonomian global. Planet kita menyimpan inti energi geotermal dari matahari. Kita bisa mengambilnya dan memanfaatkannya kapan pun kita mau. Di daerah pedesaan, kita memiliki limbah hutan dan pertanian yang bisa diolah menjadi energi, dan di daerah pesisir ada arus dan gelombang yang datang setiap hari — itu juga energi.

Kita memiliki porsi dan frekuensi distributed energy yang cukup di setiap petak lingkungan untuk menyokong kehidupan kita selama-lamanya.

Lima Pilar Revolusi Industri Ketiga
"Uni Eropa telah membuat komitmen resmi terhadap lima pilar Revolusi Industri Ketiga. Saya mendapatkan kehormatan untuk mengembangkannya bersama Uni Eropa. Ini adalah rencana resmi yang didukung oleh parlemen Eropa pada 2007."

Pilar Pertama
"Uni Eropa berkomitmen pada pilar pertama, yang berarti menggunakan 20% energi terbarukan di setiap wilayah Eropa pada 2020. Ini bukanlah anjuran; ini adalah perintah. Itu berarti sepertiga listrik yang digunakan di setiap wilayah Uni Eropa pada 2020 harus ramah lingkungan."

Pilar Kedua
"Pilar kedua: bagaimana kita mengumpulkan energi terbarukan?" Jika energi terbarukan ada di mana-mana, kenapa kita tidak mengumpulkannya di mana-mana? Kita menggunakan pemikiran abad ke-20 yang berdasar pada pemusatan energi yang terkonsentrasi, dan mengirimnya ke ujung lini. Di mana infrastruktur tersedia, di sanalah Anda mengumpulkannya."

Pilar Ketiga
"Pilar ketiga adalah penyimpanan, dan ini berkaitan dengan pengelolaan dan efisiensi energi. Matahari tidak selalu bersinar, dan angin kadang bertiup malam hari, tetapi Anda membutuhkan listrik pada siang hari."

Pilar Keempat
"Pilar keempat adalah Internet energi. Pilar ini memadukan teknologi Internet dan menggunakannya untuk mengatur energi terbarukan dan menciptakan Internet energi kontinental. Jadi, jutaan gedung mengumpulkan energi ramah lingkungan dan menyimpannya. Kemudian, ketika suatu hari beberapa gedung tersebut tidak membutuhkan listrik, mereka bisa memrogramnya untuk mengirim sebagian listrik tersebut melalui Internet energi — dari Irlandia ke Rusia layaknya kita menciptakan informasi, menyimpannya secara digital, dan membagikannya secara online."

Pilar Kelima
"Pilar terakhir adalah logistik dan transportasi. Kendaraan listrik sudah tersedia, dan mobil, bus, serta truk berbahan bakar hidrogen, akan diproduksi secara massal oleh perusahaan-perusahaan besar pada 2015-2016, Jadi, Anda bisa mencolokkan kendaraan pada gedung dan mendapatkan llistrik ramah lingkungan. Di mana pun Anda parkir, akan ada steker."

Di Luar Efisiensi Energi
"Ini adalah Revolusi Industri Ketiga — apa yang membuatnya begitu menarik? Ini adalah infrastruktur pertama yang benar-benar cerdas. Jadi ketika Revolusi Industri Ketiga mulai berkembang di setiap lingkungan, kelima pilar tersebut akan berinteraksi satu sama lain secara berkesinambungan, dan setiap aspek dalam sistem tersebut terhubung pada perangkat lunak dan sensor."

Schneider Electric™ dalam semua pilar tersebut
"Perusahaan seperti Schneider Electric-lah yang bisa membantu kami mengembangkan aplikasi untuk mengelola energi, efisiensi, dan mulai mengatur tanggung jawab untuk menyehatkan kembali lingkungan tempat kita hidup. Ini adalah misi yang mulia untuk umat manusia, dan menurut saya ini misi satu-satunya. Dengan semangat, komitmen, dan sedikit keberuntungan, mungkin kita bisa melakukannya dan menciptakan dunia yang lebih sejahtera dan berkelanjutan."

Dengarkan interview lengkap Jeremy Rifkin! Tonton Revolusi Industri Ketiga: Sebuah Interview dengan Penulis Jeremy Rifkin hari ini!
Pelajari lebih lanjut